English
English
Tiếng Việt
ภาษาไทย
繁體中文
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
zu-ZA
0

Market Analysis

Pentingnya Memahami Dasar, Alasan & Risiko Sebelum Trading DAX!
Beladdina Annisa · 65.7K Views

Kalau Anda sudah cukup familiar dengan indeks seperti Dow Jones, S&P500, atau bahkan trading FTSE100, mungkin kini saatnya Anda mengenal salah satu indeks terbesar di Eropa: DAX. 

Indeks saham Jerman ini sering kali jadi pilihan favorit bagi trader yang ingin merasakan volatilitas, likuiditas tinggi, dan pengaruh global dalam satu instrumen. Namun, seperti biasa, setiap peluang trading juga datang bersama risiko yang harus dipahami. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai apa itu DAX, bagaimana dasar-dasar trading-nya, alasan kenapa banyak trader memilihnya, serta risiko yang perlu Anda antisipasi.

Apa itu DAX?

DAX adalah singkatan dari Deutscher Aktienindex, atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai German Stock Index. DAX merepresentasikan kinerja 40 perusahaan terbesar dan paling likuid yang terdaftar di Bursa Saham Frankfurt (Frankfurt Stock Exchange - FSE). Sebelumnya, DAX berisi 30 perusahaan, namun sejak 2021 diperluas menjadi 40 emiten.

Indeks DAX sering dianggap sebagai barometer kesehatan ekonomi Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar di Eropa dan keempat terbesar di dunia. Perusahaan dalam indeks DAX berasal dari berbagai sektor seperti otomotif (Volkswagen, BMW, Mercedes-Benz), teknologi (SAP), farmasi (Bayer), energi (Siemens Energy), dan banyak lagi.

Selain menjadi acuan investor Jerman, DAX juga banyak diperdagangkan oleh trader global karena tingginya likuiditas dan fluktuasi harga yang aktif setiap harinya.

Memahami Dasar Trading DAX

image.png

Agar bisa memanfaatkan peluang dengan optimal, Anda perlu memahami dulu dasar-dasar trading DAX berikut ini:

1. Cara Trading DAX

DAX bisa diperdagangkan dalam beberapa bentuk instrumen finansial:

  • CFD (Contracts for Difference)

  • Futures (Kontrak Berjangka)

  • Options

  • ETF yang mengikuti indeks DAX

Mayoritas trader ritel biasanya menggunakan CFD karena lebih fleksibel, modal yang dibutuhkan lebih rendah, serta tersedia fasilitas leverage.

2. Jam Perdagangan

Bursa Frankfurt buka pukul 09.00 sampai 17.30 waktu lokal. Namun, banyak broker CFD menyediakan akses hampir 24 jam mengikuti sesi global. Biasanya volatilitas tertinggi terjadi saat overlap sesi Eropa dan Amerika.

3. Leverage

Leverage pada DAX berbeda-beda tergantung pada broker dan regulasi. Di bawah regulasi Eropa (ESMA), biasanya maksimal 1:20. Di broker internasional leverage bisa lebih besar, tetapi selalu ingat leverage tinggi berarti risiko lebih besar.

4. Faktor Penggerak Harga

Beberapa faktor utama yang mempengaruhi pergerakan harga DAX antara lain:

  • Kinerja Perusahaan: Laporan keuangan, dividen, merger & akuisisi.

  • Data Ekonomi Jerman dan Eropa: GDP, inflasi, data NFP, manufaktur.

  • Kebijakan ECB (European Central Bank): Suku bunga, stimulus moneter.

  • Sentimen Global: Kondisi geopolitik, konflik dagang, krisis energi, pandemi.

  • Pergerakan EUR/USD: Karena sebagian besar perusahaan DAX memiliki eksposur internasional.

5. Spread & Biaya Trading

image.png

Spread DAX biasanya sangat ketat di broker besar, seringkali hanya beberapa poin. Selain spread, perhatikan juga komisi dan overnight swap jika Anda menahan posisi lebih dari sehari.

6. Likuiditas Tinggi

Sebagai indeks utama Eropa, DAX menawarkan likuiditas yang sangat tinggi. Eksekusi order cepat dan slippage relatif minim, terutama di jam perdagangan aktif.

Alasan Kenapa Harus Trading DAX

Sekarang kita bahas kenapa banyak trader global dan profesional memilih DAX sebagai instrumen trading mereka.

1. Indeks Utama Ekonomi Eropa

DAX mencerminkan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa. Bagi trader yang ingin berpartisipasi dalam dinamika ekonomi Eropa, DAX menjadi instrumen pilihan utama.

2. Volatilitas Menarik untuk Trading Harian

DAX cenderung memiliki fluktuasi harga yang aktif dan tajam dalam satu hari perdagangan, sangat cocok untuk scalping maupun intraday trading.

3. Paparan Global Perusahaan Multinasional

Banyak perusahaan dalam DAX beroperasi secara internasional. Artinya, performa DAX tidak hanya tergantung ekonomi domestik, tetapi juga kondisi global.

4. Akses Mudah Melalui CFD

Hampir semua broker besar menyediakan akses trading DAX melalui CFD, dengan modal relatif rendah dan leverage bervariasi.

5. Strategi Trading Banyak

Anda bisa menerapkan berbagai strategi pada DAX:

  • Scalping

  • Intraday trading

  • Swing trading

  • Position trading

6. Responsif Terhadap Rilis Data Ekonomi

Setiap rilis data ekonomi Eropa seringkali langsung mempengaruhi pergerakan DAX, memberi banyak peluang bagi trader yang mengikuti kalender ekonomi.

7. Korelasi dengan Indeks Global Lainnya

DAX kerap bergerak sejalan dengan indeks global seperti S&P500, FTSE100, atau Nikkei. Trader bisa memanfaatkan korelasi ini dalam strategi multi-indeks.

8. Likuiditas Tinggi Membantu Eksekusi Cepat

Volume transaksi yang besar di DAX membuat order Anda dieksekusi cepat dengan slippage rendah, sangat ideal untuk trader aktif.

Risiko Trading DAX

Meski menjanjikan banyak peluang, trading DAX juga mengandung risiko yang harus Anda waspadai.

1. Sensitif Terhadap Geopolitik dan Ekonomi Global

Karena perusahaan-perusahaan DAX beroperasi secara global, konflik dagang, krisis energi, atau ketegangan geopolitik bisa berdampak besar pada indeks ini.

2. Volatilitas Tinggi Bisa Berbalik Arah Cepat

Meskipun volatilitas memberikan peluang, ia juga memperbesar risiko kerugian. Tanpa manajemen risiko yang baik, kerugian bisa terjadi dalam waktu sangat singkat.

3. Pengaruh Kebijakan ECB dan Data Makro Eropa

Keputusan suku bunga ECB, stimulus ekonomi, serta data inflasi atau pengangguran bisa menyebabkan pergerakan harga DAX yang signifikan.

4. Risiko Overnight Gap

Berita penting yang muncul di luar jam perdagangan Eropa bisa memicu gap harga saat pembukaan pasar keesokan harinya.

5. Penggunaan Leverage Berlebihan

Leverage memang menarik untuk memperbesar modal, namun juga bisa mempercepat kerugian jika arah pasar berbalik.

6. Overtrading Akibat Volatilitas Tinggi

Trader sering tergoda membuka terlalu banyak posisi saat melihat pergerakan harga yang aktif, padahal tanpa strategi yang matang bisa merugikan.

DAX menawarkan kombinasi antara volatilitas, likuiditas, dan pengaruh ekonomi global yang menjadikannya salah satu indeks favorit trader profesional dunia. Namun, seperti semua instrumen trading, potensi profit besar harus selalu diimbangi dengan kesadaran penuh terhadap risiko yang menyertainya.

Jika Anda ingin mencoba trading DAX, pastikan sudah memahami faktor fundamental yang mempengaruhi ekonomi Jerman dan Eropa, menguasai strategi teknikal yang tepat, serta menerapkan manajemen risiko yang ketat.

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

Need Help?
Click Here