

Market Analysis
Ramalan Harga Emas Hari Ini Usai Kemarin Jatuh, Jual atau Beli?

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia anjlok pada perdagangan kemarin. Kabar dari Amerika Serikat (AS) masih menjadi pemberat bagi laju harga sang logam mulia.
Pada Kamis (29/10/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.021,3/troy ons. Ambrol 1,14% dibandingkan hari sebelumnya.
Sentimen negatif bagi harga emas datang dari rilis data ekonomi di AS. US Bureau of Economic Analysis melaporkan. laju inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) untuk periode September tercatat 0,5% dari bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Ini menjadi yang tertinggi dalam enam bulan terakhir.
Sedangkan PCE inti ada di 0,3% mtm pada September, tertinggi dalam empat bulan.Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi PCE September ada di 3,6%. Lebih tinggi dari posisi Agustus yang sebesar 3,4% yoy.
Kemudian data lain yang dilaporkan adalah laju pertumbuhan ekonomi. Dalam pembacaan pertama (advance reading), ekonomi Negeri Adikuasa pada kuartal III-2026 tumbuh 3,4% secara kuartalan yang disetahunkan (annualized). Ini menjadi yang tertinggi dalam setahun terakhir.
Ancaman inflasi tinggi tidak membuat ekonomi AS terjungkal. Ekonomi Negeri Paman Sam tetap tumbuh tinggi meski inflasi juga demikian, yang menandakan perekonomian tetap solid.
Artinya, ekonomi AS sepertinya masih bisa menerima kenaikan suku bunga acuan. Meski pekan ini bank sentral Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan di 3,75-4%, tetapi sepertinya kenaikan dalam rapat September sulit terhindarkan. Mengacu FedWatch, peluangnya mencapai 74,9%.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.
Analisis Teknikal
Lalu bagaimana ‘ramalan’ harga emas untuk hari ini, Jumat (30/10/2026)? Apakah akan turun lagi atau bisa bangkit berdiri?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih terjebak di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 37. RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Sedangkan indikator Stochastic RSI ada di 53. Berada di zona bullish, tetapi belum terlalu kuat dan cenderung netral.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas berpeluang naik. Target resisten terdekat ada di US$ 4.029/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 4.079 bisa menjadi target selanjutnya.
Target paling optimistis adalah US$ 4.155/troy ons.
Sementara itu, US$ 4.002/troy ons rasanya bisa menjadi support terdekat andai harga emas turun. Support lanjutan ada di US$ 3.999/troy ons dan target paling pesimistis adalah US$ 3.975/troy ons.

