English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Hari Ini Pelantikan Donald Trump, Pelaku Pasar Saham dan Keuangan Pilih "Wait and See"

KOMPAS · 32.7K Views

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku pasar sahan dan keuangan memilih untuk "wait and see" kebijakan Donald Trump usai pelantikannya pada hari ini, Senin (20/1/2025), waktu AS.

Para pelaku pasar menantikan pernyataan dan kebijakan Trump, yang akan dilantik sebagai Presiden AS periode 2025-2029.

"Pasar Indonesia mungkin agak 'wait and see' menanti penyataan dan kebijakan Donald Trump," ujar Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee, Senin (20/1/2025) dikutip dari ANTARA.

Sebelumnya, pelaku pasar asing cenderung melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia menjelang pelantikan Donald Trump.

Aksi net sell pelaku pasar asing tersebut seiring kekhawatiran terhadap kebijakan Trump yang diperkirakan akan merugikan negara berkembang, termasuk Indonesia.

 

Pelantikan Donald Trump menurut OJK

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan saat ini belum dapat melihat lebih jauh dampak pelantikan Donald Trump terhadap perekonomian nasional.

Hal ini disampaikannya dalam acara Peluncuran Perdagangan Karbon Internasional hari ini, Senin (20/1/2025).

“Saya rasa kita perkuat fokus untuk bisa menggerakkan perekonomian di dalam negeri. Berkaitan dengan internasionalnya, saya rasa masih terlalu cepat untuk bisa memperkirakan apa yang akan jadi dampak dari pemerintahan presidensi Trump,” ujar Mahendra.

Bagaimana dengan pasar AS?

Untuk pasar AS, Hans Kwee menyebut bahwa pelaku pasar saham dan keuangan di negara Paman Sam tersebut cenderung positif menyambut pelantikan Donald Trump.

Diperkirakan, pelantikan Donald Trump akan cenderung berdampak positif bagi perekonomian Negeri Paman Sam.

"Pasar AS akan cenderung positif menyambut pelantikan Donald Trump," ujar Hans.